Oleh: Muhammad Sholich Mubarok
Mar 7, 2015
*kompasiana*
Gundah. Galau tak berkesudahan. Kerja kantor yang tak selesai-selesai, dapat tekanan dari atasan Ditagih selalu oleh orangtua dan tetangga untuk segera menikah.Aku sedih. Aku ingin teriak kepada dunia.
Demikian hati-hati itu terus meneriakkan kesudut ruang hampa. Ingin menangis namun air terlanjur mengeras bersamaan dengan waktu yang menemukan jalan keluar. Lalu kemana semua ini akan bermuara?
Coba pikirkan dengan kalimat ini: “jika tujuan hidup ini mendapatkan kebahagiaan, kenapa kau tidak melakukan hal yang bisa membuatmu bahagia?” Jika Anda bersedih, lupakanlah sebentar kesedihan itu dengan memanjakan diri Anda sendiri. Lakukanlah hal-hal apa saja yang kiranya bisa amembuat Anda senang dan bahagia.
Jika mungkin Anda senang nonton, pergilah nonton film yang Anda sukai. Jika Anda senang melihat laut, pergilah jalan-jalan ke pantai. Jika misalnya Anda senang makan, carilah makanan yang Anda anggap paling enak. Jika belanja bisa membuat Anda senang, sisakan sedikit uang Anda untuk membeli barang yang Anda sukai. Apa pun yang Anda sukai, lakukanlah!
Tapi ingat, janganlah melakukan semuanya secara berlebihan, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Bagaimana jika Anda tidak punya uang atau kemampuan untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai? Siapa bilang memanjakan diri itu mahal atau mengeluarkan uang?
Banyak sekali hal yang bisa menyenangkan diri tanpa harus mengeluarkan uang. Mungkin Anda suka pemandangan? Anda bisa pergi ke pantai atau gunung. Jika Anda senang menyanyi, bernyanyilah! Semuanya tidak membutuhkan biaya, bukan?
Intinya, lakukanlah apa saja yang bisa membuat hati Anda senang. Lakukanlah satu hal yang mungkin sudah ingin Anda lakukan dari dulu. Lakukanlah apa saja, asalkan itu tidak dilarang oleh Allah dan tidak membuat diri Anda hancur. Jadi jangan mentang-mentang Anda senang minuman keras, lalu setiap hari Anda meminumnya! Itu jelas malah membuat diri Anda rusak karenanya. (pm)
*setelah membaca Ya Allah Aku Sedih- AK
Sumber:
© Bersamadakwah.net - BedaMedia Grup

0 Beri komentar:
Posting Komentar