Kamu Pemenang



Setiap orang adalah pemenang. Setiap orang pernah berwujud hina (mani) yang mampu menembus sebuah ovum. Itulah peristiwa yang mengawali sebuah keberhasilan dan kemenangan setiap orang. Bayangkan dulu kita adalah satu buah sel sperma (komponen mani) yang telah mengalahkan ribuan sel sperma lainnya. Untuk itu, sudah sepantasnyalah setiap orang punya kodrat sebagai pemenang. Apalagi ada fasilitas dari Allah bahwa siapa yang bersungguh-sungguh niscaya ia menang. Selain itu, ada fasilitas istimewa (VIP) bagi manusia tertentu (baca: muslim) yang doanya pasti dan pasti terkabul.

Kamu adalah pemenang. Saya pun demikian. Sebab, apapun bisa kita lakukan andai kita mau dan berkesungguhan. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika itu masih bisa masuk logika. Ada pula suatu hal yang mungkin walaupun tidak logis, namun karena kehendak Allah itu semua menjadi mungkin.

Kemungkinan adalah satu nafas dengan harapan. Harapan adalah satu nafas dengan impian. Impian dapat menjadi harapan dan mungkin menjadi kenyataan oleh karena ada prasangka. Prasangka Allah akan bersama prasangka hamba-Nya. Untuk itu, prasangka seorang hamba hendaknya selalu berwarna baik agar Allah mengistijabahi segala yang ada pada prasangkanya itu. Dan, hamba itu pun menang. Menang dunia, menang akhirat. Allah memang Maha Besar.

Berikhtiar dan berdoalah, semuanya akan menjadi mungkin.
Share on Google Plus

About Admin of Sultan Budi Lenggono

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 Beri komentar: